DELIK Bawaslu Donggala Jadi Ruang Penguatan Demokrasi dan Literasi Kepemiluan Menuju Pemilu 2029
|
Donggala – Bawaslu Kabupaten Donggala, Dalam upaya memperkuat koordinasi dan evaluasi kelembagaan menuju Pemilu Tahun 2029, Bawaslu Kabupaten Donggala menggelar kegiatan bertajuk “Akurasi Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan dan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Menuju Pemilu 2029”, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota KPU Kabupaten Donggala sebagai narasumber guna memperkuat sinergi antarlembaga dalam pengawasan dan pengelolaan data kepemiluan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Donggala, Rusli Guntur memperkenalkan inovasi DELIK (Demokrasi dan Literasi Kepemiluan) sebagai ruang diskusi dan konsolidasi kelembagaan yang dirancang untuk mendukung penguatan kapasitas pengawasan kepemiluan.
Menurut Rusli, DELIK menjadi forum strategis lintas divisi untuk membahas berbagai isu demokrasi dan kepemiluan secara berkelanjutan. Selain itu, forum tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelembagaan melalui pertukaran gagasan, peningkatan literasi kepemiluan, serta penyusunan konsep kegiatan yang berdampak terhadap kemajuan demokrasi di Kabupaten Donggala.
Ia menjelaskan, inovasi tersebut lahir dari pemahaman bahwa masa non-tahapan Pemilu tidak menghentikan tugas pengawasan. Bawaslu, kata dia, tetap menjalankan agenda strategis, khususnya pengawasan terhadap pemutakhiran data partai politik berkelanjutan dan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilaksanakan secara berkala.
Senada dengan hal tersebut, Anggota KPU Donggala, Muh. Aswad menekankan pentingnya menjaga koordinasi dan komunikasi antarlembaga pada masa non-tahapan. Menurutnya, forum seperti DELIK menjadi sarana penting untuk memperluas referensi dan memperkuat literasi kepemiluan demi meningkatkan kualitas demokrasi ke depan.
Aswad menjelaskan, pemutakhiran data partai politik berkelanjutan merupakan agenda rutin KPU yang dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat pusat hingga daerah. Kegiatan tersebut meliputi pembaruan data kepengurusan, keanggotaan, dan sekretariat partai politik yang dilakukan dalam dua semester setiap tahun.
Sementara itu, Anggota KPU Donggala Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa pengawasan yang dilakukan Bawaslu memiliki peran penting dalam menjaga kualitas data kepemiluan.
“Kami sangat mengharapkan masukan dan hasil pengawasan dari rekan-rekan Bawaslu, khususnya terkait pemutakhiran data berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, secara nasional KPU saat ini menjalankan dua agenda strategis berkelanjutan, yakni pemutakhiran data pemilih dan pemutakhiran data partai politik. Untuk pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, pleno dilaksanakan setiap triwulan dan pada Juni mendatang akan memasuki pleno Triwulan II.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi narasumber dalam mendukung peningkatan kapasitas kelembagaan, Bawaslu Donggala menyerahkan piagam penghargaan kepada pihak KPU Donggala pada akhir kegiatan.
Melalui forum tersebut, Bawaslu dan KPU Donggala berharap koordinasi antarlembaga semakin kuat, sekaligus memperkuat kualitas data kepemiluan dan tata kelola demokrasi yang transparan, akuntabel, serta berintegritas menuju Pemilu Tahun 2029.
Penulis & Foto : Moh. Fahrul
Editor : Chandra. F